Rabu, 02 Maret 2011

kisah hidup Santo Blasius

Meninggal tahun 316, pesta Santo Blasius, sejak abad 16, pelindung orang sakit tenggorokan diberkati sampai hari ini dengan menggunakan alat sakramen terdiri daridua salib atau lilin yang bersilang. Alasan kenapa St. Blasius sebagai penyembuh orang sakit tenggorokan adalah karena ia dilaporkan menyembukan seorang anak laki-laki yang hampir mati karena menelan tulang ikan. (dalam beberapa versi, membangkitkan anak yang sudah mati). Lilin digunakan dalam berkat diturunkan dari lilin-lilin yang dibawa oleh Bunda Maria ke Blasius di penjara.
Menurut legenda, ia lahir dari keluarga kaya dan terhormat, menerima pendidikan Kristen dan diangkat menjadi uskup ketika masih cukup muda. Blasius adalah seorang dokter di Sebaste, Cappadocia (sekarang Armenia). Sebagai seorang doktor Blasius pergi ke tiap rumah di sepanjang waktu, siang dan malam, dikenal oleh orang kaya dan orang miskin, menghibur, menyembuhkan dan menasehati mereka semua. Sebagai uskup, ia melakukan hal yang sama.
Ketika gubernur Cappadocia dan Armenia kecil, Agricolaus mulai mengejar umat Kristen, Uskup Blaise dari Sebastia bersembunyi di gua dimana binatang buas melindunginya karena ia merawat mereka ketika mereka terluka. Tempat persembunyiannya ditemukan oleh pemburu yang mengamati ia mengobati orang sakit dan binatang yang terluka. Ketika ia dibawa ke Gubernur Agricolaus, seorang wanita miskin minta tolong karena seekor serigala telah mengambil babinya dan Blasius meminta serigala itu untuk melepaskan babi tanpa melukainya. Gubernur memutuskan untuk membuat Blasius mati kelaparan, tetapi wanita itu secara diam-diam membawa makanan untuknya dan lilin-lilin untuk menghapus kegelapan di penjaranya. Ketika ditemukan bahwa Blasius masih hidup, gubernur meminta perajurit merajam kulitnya dengan sisir untuk wool dan kemudian Blasius di penggal.
Ini adalah satu-satunya versi tentang Blasius, dalam cerita lain ia berulang-ulang disiksa, tetapi menolak untuk menyerah. Ia dilemparkan ke danau, tetapi airnya tetap membeku seprti es, tidak bersedia menjadi alat untuk kematian orang suci ini. Karenanya, ia akhirnya dibunuh dengan pedang. Canterbury menyimpan tubuhnya, dan paling sedikit ada empat keajaiban terjadi di kuilnya
Sebagai satu dari Empatbelas Penolong Suci, Santo Blasius sangat dikenal di seluruh Eropa Tengah. Dalam karya seni, ia adalah seorang uskup dengan sisir logan dan lilin yang tinggi. Kadang-kadang ditunjukkan dengan:
  • Dengan tongkat uskup dan dua lilin (tanpa sisir)
  • Menjadi martir dengan dicabik-cabik dengan sisir besi
  • Di gua dengan binatang buas
  • Ditemukan oleh pemburu, seekor rusa di dekatnya
  • Memberkati burung-burung di depan gua
  • Menyelamatkan seekor babi milik wanita miskin dari serigala
  • Menyelamatkan hidup seorang anak laki-laki yang menelan tulang ikan
  • Dengan kota Dubrovnik di tangannya atau dibawa ke seluruh kota oleh malaikat (Roeder)
ps: Biasanya dalam upacara berkat dari St. Blasius, imam meletakkan salib lilin di leher kita sambil mengucapkan "Semoga berkat Santo Blasius melindungi anda dari segala penyakit badan dan gangguan jiwa. Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus"
Pesta perayaannya tiap tanggal 3 Februari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar